Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Tak Ingin Rugi, Pria Tak Sadarkan Diri Habis Minum Obat Kuat Sambil Ngopi



Seorang pria bernama Jhon Kenedy (54) warga Jalan Manyar I ditemukan tak bernyawa di di lokaslisasi Pal 12 Palangka Raya. Pria setengah abad itu tewas di pelukan pramunikmat alias pekerja seks komersil (PSK) bernama Jesika. Kematian itu merenggut nyawanya setelah “dua ronde” bercinta dengan Jesika.


Diduga Jhon mengembuskan nafas terakhirnya setelah jantungnya tak kuat usai korban menegak beberapa butir obat kuat, sebelum kematian menimpanya. Peristiwa naas itu terjadi di Karaoke Isabela kompleks Lokalisasi Kilometer 12, Palangka Raya. Beberapa barang bukti berupa obat kuat disita petugas kepolisian dari lokasi kejadian.


Menariknya ketika “Malaikat Maut” menjemput nyawa Jhon, almarhum sedang berhubungan intim dengan Jesika. Keduanya tanpa busana dan masih berhubungan intim. Sebelum tewas, Jhon sempat kejang-kejang  hingga sepersekian detik almarhum meninggal dunia. Kini kasus tersebut telah ditangani Sat Reskrim Polres Palangka Raya.


Saksi mata, Jesika (22) menuturkan bahwa almarhum memang kerap kali bertandang di karaoke tempat dirinya bekerja. Saat kedatangan Jhon pun tidak ada tanda-tanda sakit bahkan terlihat bugar. Namun sebelum minta dilayani, yang bersangkutan memang menenggak beberapa butir obat kuat disertai minum kopi.


“Sempat dua kali, pertama tidak ada masalah. Nah kedua itu kejadiannya. Memang meninggalnya pas lagi di pelukan saya, posisinya dia diatas dan saya dibawah pasnya lagi itu saat almarhum klimaks saat bercinta. Jadi usai itu keluar langsung kejang-kejang dan tak bergerak,” tutur Jesika terlihat syok.


Wanita berambut panjang, bertubuh montok ini mengatakan dirinya dan almarhum dua kali bercinta dan korban pun sempat mengatakan bahwa telah menegak obat kuat ketika proses huungan seks dilakukan. Termasuk sempat meminum kopi, yang menurut pengakuan korban untuk mempercepat reaksi obat tersebut.


“Saya lihat dia minum kopi, bahkan saya juga sempat  menegur agar meminum kopi diselesaikan. Pokoknya kami dua kali ngeseks. Dia juga bilang telah minum obat kuat di luar. Jujur saya syok dan tidak menyangka sampai kejadian seperti ini,” pungkasnya.


Sementara itu, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar menerangkan bahwa saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.Namun berdasarkan keterangan saksi bahwa benar sebelum melakukan hal tersebut, almarhum sempat menegak obat kuat diserai minum kopi.


“Masih lidik, walaupun ada pengakuan almarhum sempat menelan pil obat kuat itu juga ada barbuknya,” katanya.


Timbul menyampaikan secara pasti penyebab kematian almarhum masih belum bisa disimpulkan. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh almarhum.


“Hasil penggeledahan di tas milik almarhum, polisi menemukan obat kuat. Saya juga langsung datang ke TKP setelah menerima informasi dari masyatakat, sementara belum ada unsur tindak pidana,” terangnya didampingi Kabag Ops Kompol Purwanto Hari Subakti dan Kapolsek Pahandut AKP Rony Wijaya di laokasi kejadian.


Timbul menambahkan selain obat kuat, polisi juga menemukan jamu berbentuk tablet dan susu beruang yang diduga dikonsumsi almarhum. Termasuk saat ini melakukan pemeriksaan secara intensif beberapa orang saksi ketika usai kejadian.


"Initnya masih kami dalami dan di TKP kita temukan ada obat kuat, jamu bentuk tablet dan susu beruang. Kita akan lakukan pengecekan terlebih dahulu,” pungkasnya.


Berdasarkan pantuan akibat kejadian tersebut warga sekitar berhamburan dan puluhan personel kepolisian mendatangi lokasi. Usai dilakukan identifikasi di lokasi kejadian, jenazah almarhum dibawa ke rumah sakit dr Doris Slyvanus Palangka Raya. Tak lama dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.