Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Setelah 'Bermain' dengan sang Istri, Pria Ini Kemudian Tega Lampiaskan Nafsunya ke Anak Tiri



Polresta Deli Serdang, Sumatera Utara berhasil menangkap pria berinisial M karena diduga 

tega lecehkan anak tirinya.M melakukan aksi bejatnya di rumahnya yang terletak di 

Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.Aksi pelecehan terhadap anak tiri itu, 

dilakukan pelaku setelah melakukan hubungan intim dengan sang istri.M kemudian 

menyelinap ke kamar anak tirinya.Diduga pelaku hendak melampiaskan sahwatnya lagi 

dengan menggerayangi tubuh anak tirinya.


Dalam aksi bejat tersebut, bersangkutan membekap mulut korban sehingga tidak bisa 

berteriak minta tolong.Fakta itu terungkap dari pengakuan ibu kandung korban berinisial S 

kepada wartawan."Kami selesai berhubungan intim sekitar jam 03.00 WIB" ujar S.Setelah 

berhubungan intim, S menuturkan suaminya duduk-duduk di ruangan tamu sambil 

merokok.Tak lama berselang, S tak melihat lagi suaminya di ruang tamu.


"Suami tidak terlihat berada di ruangan tamu. Kemudian aku cari keberadaannya," 

bebernya.Ketika itu, S berfirasat bahwa suaminya masuk ke kamar sang anak."Saya 

mencoba buka pintu kamar anak yang dalam keadaan tertutup dan lampu mati. Setelah 

dibuka, terlihat ada bayangan orang. Lalu masuk dan teryata benar firasat saya, bila suami 

berada dalam kamar," katanya.S pun menanyakan maksud tujuannya di dalam kamar sang 

anak.


"Aku bertanya kepada suami ngapain di kamar anak. Lantas dijawabnya dengan alasan 

melihat kipas angin," sebutnya.Tak puas atas jawaban suami yang dianggap tidak masuk 

akal, S akhirnya menanyakan langsung kepada putrinya."Aku tanya ngapain bapak di 

dalam kamar. Jawaban anakku pun sama dengan suami, melihat kipas angin," 

sambungnya.Namun, S tak percaya dengan alasan tersebut.


S lantas meminta tolong kepada adik kandungnya, agar bertanya sekali lagi dengan 

anaknya."Adik kandung, DRS menanyakan kepada anak. Akhirnya terungkap bahwa suami 

berada di dalam kamar alasan melihat kipas angin tidak benar. Teryata ia melecehkan anak 

saya," tuturnya.Mendengar hal tersebut, S langsung melapor kepada pihak kepolisian.Polisi 

pun bergerak cepat dengan mengamankan pelaku.


Kerap Menontotn Video Porno

Belakangan terungkap bahwa M ternyata kerap menontotn film porno.Firdaus menjelaskan, 

pelaku kerap menonton video porno."Dari hal tersebut lah bersangkutan bernafsu hingga 

melampiaskan hasrat birahinya ke anak tiri," ujarnya.Dikatakan dia, bahwa M telah dua 

kali merudapaksa anak tirinya."Pertama tanggal (25/12/2021). Kedua, (25/1/2021). Aksi 

bejat tersebut dilakukan di dalam kamar," jelas Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 

Tahun 2006 ini.


Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang 

Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 81."Bersangkutan 

terancam pidana 15 tahun penjara," ujar mantan Kanit Bunuh Culik (Buncil) Subdit 

III/Jatanras Polda Sumut ini.Tidak hanya penjelasan dari pihak kepolisian, Ibu kandung 

korban, S mengatakan hal yang senada.


S mengamini bahwa pelaku memang sering menonton video porno."Sebelum punya 

android, suami menonton video porno dengan kaset CD-ROM. Tapi karena ketahuan, saya 

buang. Setelah punya ponsel seluler, dia melihat dari situ (ponsel)," katanya.Terpisah, 

pelaku M juga tak menampik saat ditanyai tentang dirinya kerap menonton video 

porno."Iya, benar. Aku nonton video porno di dalam kamar dengan CD-ROM. Setelah 

ketahuan dengan istri lalu dibuang. Selanjutnya karena sudah ada ponsel, melihat dari 

ponsel saja," pungkasnya.