Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Janda Muda DiGagahi 7 Pemuda, Korban Tulis Nama Pelaku Sebelum mengakhiri hidupnya









Ditemukan fakta baru di balik kasus bunuh diri seorang janda muda setelah menjadi korban 

pemerkosaan secara bergiliran oleh tujuh pelaku di Kecamatan Kokop, Kabupaten 

Bangkalan, Jawa Timur.Koordinator Pendamping Psikologi Perempuan dan Anak (PPPA) 

Bangkalan, dr Mutmainnah mengatakan, sebelum korban meninggal, korban sempat 

menyebutkan satu nama pelaku.


“Malam setelah pelaporan ke polisi, korban sempat mengaku kepada saya bahwa ada satu 

nama yang ia ingat. Ia tak berani menyampaikan nama tersebut ke polisi karena ia 

mengetahui nama pelaku tersebut merupakan anak salah satu tokoh masyarakat setempat,” 

kata Mut, sapaan akrabnya seperti diwartakan Berita Jatim, Selasa 


Mut mengaku dirinya meminta korban menuliskan nama pelaku tersebut beserta alamat dan 

nama orang tua pelaku yang ia ketahui. Korban kemudian menuliskan secara lengkap dan 

Mut menyerahkan ke polisi.“Sudah saya serahkan. Namun, saya belum tahu apakah nama 

tersebut merupakan salah satu pelaku yang berhasil diringkus,” lanjutnya.Sementara itu, 

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja mengatakan, nama pelaku yang 

dimaksud sudah ditangkap. Pelaku tersebut merupakan salah satu dari 4 pelaku yang 

berhasil diamankan petugas pada Senin malam.“Ya sudah kami amankan. Yang dimaksud 

merupakan salah satu pelaku yang kami amankan kemarin,” kata dia.


Meski begitu, Agus enggan memberikan keterangan lengkap terkait inisial pelaku 

tersebut.Ia hanya menyampaikan, keempat pelaku dijemput setelah melakukan koordinasi 

dengan tokoh setempat dan dibantu oleh Kepala Desa Buungkeng, Kecamatan Tanjung 

Bumi.


“Hasil dari kerjasama dengn tokoh setempat, empat pelaku berhasil menyerahkan diri dan 

kami jemput. Sebelumnya kami sampaikan kepada keluarga agar pelaku menyerahkan diri 

dengan jangka 2×24 jam. Sementara 3 pelaku masih kami buru,” lanjutnya.Ia mengatakan, 

identitas dua pelaku telah dikantongi namun satu pelaku lain masih buram. Tak hanya itu 

terkait dua rekan korban hingga kini masih berstatus saksi sebab sampai saat ini belum 

ditemukan indikasi keterlibatan dengan pelaku.