Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tampang dan Pengakuan Deni, Pacar Sekaligus Pelaku Pembunuhan Tusuk Bambu di Garut



Beberapa waktu lalu, publik sempat dihebohkan dengan penemuan jasad perempuan di 

Garut, Jawa Barat.Jasad perempuan tersebut ternyata WT, ditemukan dalam kondisi 

mengenaskan yaitu ditusuk bambu.Setelah melakukan penyelidikan, kini polisi telah 

menemukan pelaku pembunuhan sadis tersebut.Ternyata sosok pelaku pembunuhan 

tersebut adalah Dani yang merupakan kekasih korban.


Ia mengaku mencekik dan membanting korban di atas sungai.Diketahui pelaku 

pembunuhan tersebut adalah orang terdekat yang merupakan kekasih korban yang baru 

balikan.Berawal pada Selasa (2/2/2021), keduanya janjian untuk bertemu di Alun-alum 

Wanaraja, Kabupaten Garut.Pertemuan itu untuk membahas hubungan asmara mereka 

berdua yang sudah putus.


Dani mengatakan, korban ingin kembali menjalin hubungan dengannya.Setelah pertemuan 

itu, Dani mengajak Weni Tania pergi ke belakang PT Japfa yang jaraknya cukup jauh dari 

Alun-alun Wanaraja.Saat di lokasi Weni Tania hanya fokus pada handphone yang 

dipegangnya dan tidak mengajak ngobrol, Dani pun langsung emosi.Pelaku emosi dan 

mencekik hingga membanting korban di atas sungai."Di atas (sungai), dicekik, 

dibantingkan," ucapnya.


Setelah mengetahui korban tidak bernyawa, pelaku langsung menancapkan bambu ke alat 

vital WT.Deni mengatakan, ia langsung lari setelah menusuk korban."Sesudah melakukan 

kayak gitu (menusuk korban), saya lari," ujarnya.Dikutip dari Tribunnews.com, Senin 

(8/2/2021), Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono mengungkap motif pelaku 

pembunuhan WT.Rupanya motif pembunuhan tersebut adalah karena cemburu lantaran 

korban melakukan chatting dengan laki-laki lain melalui media sosial.WT dimakamkan di 

tempat pemakaman umum Kampung Ciloa Tengah, Sabtu (6/2/2021) sore.Seperti 

diketahui, WT ditemukan tewas dengan bambu menancap di tubuhnya.Setelah dilakukan 

autopsi jenazah Weni tiba di rumah duka sore hari.Jenazahnya langsung dilakukan 

dipulasara dan dimakamkan.