Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pria yang Nekat Meraba Mertua yang Tidur Dan mengajaknya melakukan hubungan



Inilah kronologi seorang pria yang nekat meraba dada calon mertuanya dan mengajaknya 

melakukan hubungan badan.Peristiwa tersebut terjadi saat istrinya sedang tertidur. Pria itu 

kemudian melihat dada mertuanya tersingkap.Ia malah naik hasrat dan kemudian 

memegangnya. Korban yang kaget kemudian terbangun. Parahnya pria itu malah mengajak 

camernya melakukan hubungan badan.Tak diduganya, beginilah reaksi calon mertua 

setelah diajak melakukan hubungan badan


Seorang lelaki berusia 25 tahun dijatuhi hukuman 9 bulan penjara pada Kamis , karena 

meraba-raba ibu pacarnya yang sedang tidur.Lelaki yang tidak disebut namanya untuk 

melindungi identitas korban itu, mengaku bersalah atas tuduhan yang 

dihadapinya.Pengadilan mengatakan, terdakwa memiliki bayi dengan pacarnya dan tinggal 

di rumah ibu si pacar pada 9 Maret 2020.kronologi bermula sekitar jam 8 pagi pacarnya 

tidur di kamar setelah selesai mengurus anak mereka malam hari.Sebelum pukul 11.30 

terdakwa masuk ke kamar korban untuk mengambil bantal, dan ia melihat ibu pacarnya 

sedang tidur dengan bagian dadanya tersingkap.Terdakwa lalu melakukan pelecehan 

seksual di bagian payudara korban, kata Wakil Jaksa Penuntut Umum Tin Shu Min. Ia pun 

menyentuh mulut korban dengan tangannya.Saat korban terbangun, ia melihat terdakwa 

berjongkok di sampingnya dengan celana terbuka.Terdakwa berkata kepadanya, "Ayo 

berhubungan seks" dan korban menolak lalu bertanya di mana putri dan bayinya. Terdakwa 

menjawab, mereka sedang tidur.Korban lalu pura-pura tidur lagi dan terdakwa pergi. 

Korban sangat syok, tetapi tidak langsung melapor karena khawatir terdakwa bakal 

curiga.Kemudian pukul 12.35 siang saat terdakwa sedang mengurus bayinya, korban 

memanfaatkan waktu tersebut untuk melapor ke polisi yang berujung penangkapan 

terdakwa.Setelah kejadian itu korban rutin menghadiri sesi di Institute of Mental Health 

karena merasa tertekan.Meskipun sesi konsultasi dan obat yang diresepkan dapat 

membantu, korban masih trauma jika mengingat kejadian itu, kata pengadilan.Jaksa 

penuntut lalu menjatuhkan hukuman berdasarkan kerugian yang ditimbulkan pada korban, 

dan fakta bahwa terdakwa pernah diberi hukuman percobaan pada 2013 terkait kejahatan 

seks.Bahkan terdakwa bisa saja dipenjara hingga 2 tahun, didenda, dicambuk, atau 

kombinasi dari hukuman-hukuman itu.