Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Miris! Gadis Pandeglang 2 Kali Digagahi dalam Semalam, Disaksikan Teman



Nasib nahas menimpa seorang gadis berinsial S di Kabupaten Pandeglang. Ia menjadi 

korban kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh pemuda berinisial AA (20) yang tak lain 

adalah pacarnya sendiri.AA, warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang kini telah 

diringkus polisi atas ulah bejatnya itu. Ia ditangkap.


AA diringkus polisi di rumahnya setelah melakukan pencabulan terhadap pacarnya inisal S 

warga Kabupaten Pandeglang yang masih di bawah umur.penangkapan AA berdasarkan 

laporan dari orang tua korban karena tidak terima atas perbuatan AA.“Ya kami 

mengamankan seorang pria, pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur,” kata 

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Mochammad Nandar.


Menurun Nandar, peristiwa pencabulan itu bermula saat S dan temannya, AAF, main ke 

rumah AA dengan niat ingin memberi tahu bahwa S akan berangkat kerja ke wilayah 

Tangerang.Setelah berbincang sampai malam, S dan AAF kebingungan untuk menginap 

karena S sudah meminta izin orang tua akan pergi kerja.


“Kemudian pelaku membawa korban dan rekannya ke bengkel depan rumahnya, sambil 

mengendap-ngendap agar tidak ketahuan orang tua pelaku,” ungkapnya 

Nandar.Sesampainya di bengkel, S dan AAF langsung tidur, sedangkan pelaku tidur agak 

berjauhan. Saat larut malam, pelaku membangunkan S dan mengajaknya untuk melakukan 

hubungan intim.


“Semula korban menolak berhubungan intim, karena terus dirayu oleh pelaku akan dinikahi 

akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri di samping AAF. Perbuatan itu dilakukan 

dua kali, pada larut malam dan subuh,” jelasnya.


Hubungan Intim Disaksikan Teman Sendiri

Saat S dan AA melakukan hubungan intim, ternyata dilihat oleh AAF yang berpura-pura 

tidur. Esok harinya, AAF mengancam akan melaporkan perbuatan keduanya kepada orang 

tua S.“Si AAF ini memberitahu orang tua korban soal perbuatan keduanya. Kemudian 

orang tua korban melapor polisi, lalu dilakukan visum, alat kelamin korban mengalami 

robek,” tandasnya.Kini, AA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia ditahan di 

Mapolres Pandeglang. Dia juga diancam Pasal 81 Jo Pasal 76 D dan atau Pasal 82 Jo Pasal 

76 E UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 

tahun penjara.