Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Driver Ojol Bandar Lampung Di Ringkus Karena Cabuli Gadis 16 Tahun Di Tanjung Bintang

 


Pria yang berprofesi sebagai driver Ojek Online (Ojol) terpaksa harus diamankan 

oleh petugas kepolisian Polsek Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Pasalnya, pria berinisial HE (30) ini diduga telah melakukan pemerkosaan pada 

DS (16) tahun secara berulang – ulang disertai pengancaman.

“Pelaku saat melakukan aksinya mengancam korban agar tidak teriak” Terang 

AKP Talen Hapis, Kapolsek Tanjung Bintang

Aksi pemerkosaan itu terjadi saat itu korban sedang menyambangi kediaman 

paman tersangka. HE tergiur pada tubuh molek korban kala melihat 

korban tertidur bersama adik tersangka dirumah pamannya tersebut.

HE pun kemudian memaksa korban untuk bersetubuh dengannya. Pelaku juga 

mengancam korban agar tidak berteriak dan mengadu pada siapapun. Karena 

takut, korban pun kemudian tidak mengatakan perbuatan pelaku pada dirinya ke 

orang lain.“Kejadian berikutnya, pelaku melakukannya dirumah korban. Juga 

sambil melakukan pengancaman” Lanjut AKP Talen.Pada kejadian kedua ini, 

pelaku menyambangi rumah korban pada pukul 01.00 WIB dini hari. Pelaku 

kemudian masuk kerumah korban melalui jendela kamar. Karena ketakutan 

dengan ancaman pelaku, korban pun akhirnya pasrah 

digauli pelaku.“Setidaknya empat kali pelaku merudapaksa korban hingga trauma” 

Imbuh AKP Talen lagi.Korban juga sempat menghindari tersangka karena trauma. 

Korban kemudian pergi ke Jakarta guna menenangkan diri.

Hingga pada 6 Januari 2021 saat korban kembali kerumah, keluarga melihat 

korban yang masih trauma tampak selalu murung didalam kamarnya.

“Setelah ditanya orangtuanya, korban pun bercerita jika dia telah dicabuli oleh 

pelaku sebanyak empat kali” Terang AKP Talen.Karena tidak terima putrinya 

digauli paksa, orang tua korban pun melapor pada aparat hukum Polsek Tanjung 

Bintang.Polsek Tanjung Bintangpun segera meringkus pelaku yang sehari – 

harinya bekerja menjadi driver Ojol di Bandar Lampung pada Rabu lalu.

Dihadapan aparat kepolisian, pelaku mengakui semua perbuatan bejadnya selama 

ini. Untuk mempertanggungjawabkannya, pelaku kini diamankan di Mapolres 

Tanjung Bintang.Ia akan dijerat pasal 81 jo 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang 

Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang 

Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak 

Menjadi Undang-undang.Ancaman pidananya paling singkat lima tahun dan paling 

lama 15 tahun penjara.