Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PATAH HATI Putus Cinta, Gadis 17 Tahun Gantung Diri, Isi Surat Buat Mantan 'Aku Takkan Mengganggumu'



Dua hari setelah putus cinta, gadis 17 tahun asal Toraja nekat gantung diri dan tinggalkan surat untuk mantan.

Bak hidupnya hancur setelah putus cinta, gadis 17 tahun berinisial FS putuskan bunuh diri.

Jasad FS ditemukan warga tergantung dengan dasi di depan Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Sulawesi Selatan,(13/11/2020) pagi.

Sebelum memutuskan untuk gantung diri, FS ternyata sempat menuliskan surat untuk orangtua dan mantan pacarnya.

Lewat surat yang ditulis, FS mengaku dirinya hancur setelah kisah cintanya dengan sang kekasih berakhir.

Parahnya FS mengaku jika hubungannya berakhir maka hidupnya pun ikut berakhir.

Sebelum memutuskan untuk gantung diri, FS ternyata sempat menuliskan surat untuk orangtua dan mantan pacarnya.

Lewat surat yang ditulis, FS mengaku dirinya hancur setelah kisah cintanya dengan sang kekasih berakhir.

Parahnya FS mengaku jika hubungannya berakhir maka hidupnya pun ikut berakhir.

dan hubungan ini saya samakan dgn hidup saya.

Jika hubungan ini berakhir maka hidupku pun juga berakhir.

Demi Tuhan aku berjanji aku tidak akan menggangu kamu lagi, ini akhir pertemuan kita..

Berjanjilah jangan tangisi kepergianku.

Aku mencintaimu I LOVE YOU.

Sementara itu, FS juga meninggalkan surat untuk orangtuanya.

FS meminta maaf lantaran telah mengecewakan kedua orangtuanya.

Surat buat Mama dan Papaku.

Saya mintak maaf jika saya belum bisa membahagiakan kalian berdua, maafkan saya yang telah membuat kalian kecewa.

Sungguh semakin hari aku semakin muak menghadapi semua masalah dalam hidupku.

Ibu bapak, maafkan aku yang telah memilih jalan yang salah, terimakasih yang telah menjadi orang tua yang baik dalam hidupku, aku sayang kalian semua.Doakan aku semoga aku bisa berjumpa mama dan papa dan saudaraku kelak nanti. I LOVE YOU.(*)

Paur Humas Polres Tana Toraja, Aiptu Erwin menyebut FS ditemukan tewas tergantung sekitar pukul 06.00 Wita.

Jenazah FS pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Lusiana (22).

"Saat itu saksi hendak pergi ke pasar Makale, di jalan ia kaget melihat seorang perempuan dalam kondisi sudah tergantung," tuturnya.

Saat itu Lusiana langsung berteriak minta tolong ke warga lain.

Warga yang datang di TKP lalu menghubungi pihak kepolisian.

"Korban tewas menggunakan dasi SMA yang dililitkan di sebuah pohon jambu," jelas Aiptu Erwin.

Untuk diketahui, polisi telah melakukan sterilisasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara jenazah FS sudah dibawah ke RSUD Lakipadada, Tana Toraja.(*)