Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Ibu Paruh Baya Pengidap Kanker yang Tetap Gigih Jualan Nasi Bungkus

 



Kanker yang menggerogoti tubuhnya tak menghalangi seorang ibu paruh baya ini untuk tetap gigih menyambung hidup. Pagi-pagi sekali ia sudah berada di pinggir jalan menggelar lapak berjualan nasi bungkus. Ia tidak mau menyerah begitu saja dengan keadaan yang menderanya.

Kisah itu dibagikan Roob Ganesan melalui akun Twitter miliknya @RoobGanesan. Warganet asal Selangor, Malaysia, ini mengaku terharu melihat perjuangan perempuan yang disebut kerap berjualan nasi bungkus di pinggir jalan Kota Klang.
"Tiap pagi, aku lihat ibu ini jualan nasi bungkus di pinggir jalan. Entah kenapa, hari ini aku tergerak hati untuk membeli. Saya tanya berapa per bungkus, dia bilang hanya 1 RM," tulisnya.

Dalam ceritanya, ia merasa kasihan dan ingin membantu ibu tersebut. Ia kemudian membeli dagangannya sebanyak 10 bungkus lalu membagikannya ke teman-teman kerjanya.

"Aku beli 10 bungkus untuk saya kasih ke rekan-rekan kerjaku. Saat berbicara dengannya, ia ternyata mengidap kanker, bahkan hidupnya semakin susah sejak pandemi COVID-19," tulisnya lagi.

Akan tetapi, kisah mengharukan pun terkuak kala sang ibu menceritakan bahwa dirinya ternyata mengidap kanker. Mendengar pengakuan itu, tak ayal Roob pun mengaku terharu hingga berkaca-kaca melihat kegigihan ibu tersebut yang tetap gigih berjualan meski tengah sakit.
Selain itu, Roob juga membantu ibu tersebut dengan menceritakan kisahnya kepada teman-temannya. Beruntung, seorang teman perempuannya bersedia mempekerjakan paruh paruh baya itu sebagai pengiris bawang.
Akan tetapi, kisah mengharukan pun terkuak kala sang ibu menceritakan bahwa dirinya ternyata mengidap kanker. Mendengar pengakuan itu, tak ayal Roob pun mengaku terharu hingga berkaca-kaca melihat kegigihan ibu tersebut yang tetap gigih berjualan meski tengah sakit.